Inilah Kekurangan Menggunakan Vinyl Untuk Pelapis Lantai

Kekurangan Lantai Vinyl

Siapa sih yang tidak menyukai rumah yang bersih dan tertata rapi? Hampir mustahil ada orang yang tidak menyukainya bukan? Nah, salah satu penunjang yang tidak boleh terlewatkan mata ketika hendak menciptakan rumah yang bersih dan rapi adalah ketersediaan lantainya. Apakah lantai itu beralaskan keramik atau beton atau bahkan lantai vinyl, semua itu bergantung pada minat dan kebutuhan dari si pemilik rumah.

Meski demikian, masih saja ada orang yang merasa kebingungan mengenai keinginan dan kebutuhannya akan lantai rumah, entah karena memang terlalu banyak pilihan ataupun karena terbentur kendala dana. Nah, salah satu pelapis lantai yang paling banyak digunakan adalah vinyl.

Selain mudah diaplikasikan dan memiliki banyak variasi, lantai jenis vinyl ini juga dibanderol dengan harga yang relatif terjangkau. Selain memiliki kelebihan tentu jenis lantai yang satu ini memiliki kekurangan, berikut informasinya untuk anda.

4 Kekurangan Lantai Vinyl

Semua hal itu pasti ada sisi kelebihan dan kekurangannya, pun demikian dengan lantai jenis vinyl. Tertarik untuk mengetahuinya lebih jauh? Simak ulasan daftarhargaku.com berikut ini!

1. Kandungan Bahaya Di Dalam Bahannya

Seperti yang sudah kita ketahui, banyaknya vinyl yang ada di toko jual lantai vinyl murah menggunakan bahan PVC sebagai bahan utama pembentuknya. Tapi meskipun sangat populer dan banyak digunakan, siapa yang akan menyangka jika ternyata bahan PVC ini sangat berbahaya jika masuk ke dalam tubuh makhluk hidup. Bagaimana bisa demikian? Vinyl kan dipasang di lantai, mana bisa masuk ke dalam tubuh manusia? Ingat! Tidak semua hal yang masuk ke dalam tubuh manusia itu hanya melalui perantara mulut. Tapi bisa juga ketika dihirup ataupun masuk ke dalam pori pori kulit.

Nah, kandungan VOC atau yang juga biasa disebut sebagai Volatile Organic Compounds di dalam lantai jenis vinyl ini bisa mengancam kesehatan seseorang dan orang lain disekitarnya ketika dihirup. Jadi, hati-hati ya!

2. Area Bawah Permukaan Vinyl Harus Kering

Faktanya, vinyl menggunakan perekat untuk melapisi suatu lantai, dan ketika area bawah permukaan vinyl tidaklah kering, maka kemungkinan vinyl itu akan lepas lebih tinggi. Karenanya, sebagai pengguna pelapis vinyl, Anda haruslah memerhatikan permukaan bawah dari vinyl tersebut agar perekatnya bisa bertahan lebih kuat dan dalam jangka waktu yang lebih lama. Jadi, lakukan pengecekan secara berkala untuk memastikan area bawa lantai tetap kering ya!

Baca juga: Kiat Sukses Memilih Vinyl Lantai Berkualitas

3. Mudah Rusak

Meskipun produk yang banyak ditemui di toko jual lantai vinyl murah ini bisa digolongkan awet dan lentur, tapi tetap saja, ketika tertimpa benda yang berat dan tajam vinyl pun bisa rusak. Oleh sebab itu, jikapun Anda harus memindahkan suatu benda yang notabene berat dan tajam, Anda perlu hati-hati agar permukaan vinyl tidak rusak maupun tergores. Pasalnya, vinyl yang sudah rusak tidak bisa diperbaiki lagi. Kalau sudah rusak, ya harus diganti dengan yang baru. Bukankah dengan menggantinya dengan yang baru akan menambah pengeluaran bulanan Anda?

4. Dijual Per Pack

Secara garis besar, pembelian lantai vinyl memang hanya dengan mendatangi tokonya dan membeli vinyl sesuai dengan kebutuhan. Tapi perlu dicatat bahwasanya vinyl hanya dijual per dus. Artinya, Anda tidak bisa melakukan pembelian jika hanya menginginkan satu lembar vinyl saja. Karenanya, biaya yang perlu dikeluarkan pun akan jauh lebih mahal. Meski begitu, dengan pembelian satu dus ini, Anda pun bisa melakukan antisipasi barangkali ada vinyl yang mengalami kerusakan di kemudian hari.

Itulah beberapa kekurangan lantai vinyl yang berhasil Kami rangkum. Bagaimana menurut Anda?